SISTEM TRANSPORTASI PADA MANUSIA, IPA Kelas 8

Acuan Pelajaran di Sekolah lewat Online
SISTEM TRANSPORTASI
Konsep: Sistem Transportasi meliputi alat-alat peredaran darah dan getah bening.
Sub Konsep
  • Sistem transportasi pada manusia terdiri dari jantung, pembuluh darah dan limpa.
  • Sistem Transportasi pada hewan melibatkan alat pengangkutan tertentu.
Sistem Transportasi Pada Manusia
Zat-zat yang diperlukan oleh oleh tubuh (zat makanan ataupun oksigen) harus diedarkan keseluruh tubuh dan begitu juga zat sisa, harus diangkut untuk dikeluarkan oleh tubuh melalui sistem transportasi.

Yang dimaksud dengan sistem transportasi adalah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan tubuh dan pengambilan (keluar) zat yang tidak berguna lagi bagi tubuh.

Sistem Transportasi meliputi;
  • darah
  • jantung
  • pembuluh darah
  • limpa

Baiklah, kita akan bahas satu-persatu
sistem peredaran, Sistem transportasi kelas VIII Semester I
Darah
Darah merupakan jaringan pengangkut yang berbentuk cair, karena di dalamnya terdapat bagian-bagian darah (lagi bentar kita bahas). Di dalam darah kita bisa menemukan kurang lebih lima liter (5lt) darah atau kata lainya 1/13 dari berat badan.

Kita bisa menekankan pembahasan ini yang meliputi;
> Bagian-bagian darah
> Golongan darah
> Fungsi darah

Bagian - Bagian Darah
Pada dasarnya darah disusun oleh empat bagian pokok yaitu;
1. Cairan darah (plasma darah)
2. Sel darah merah (eritosit)
3. Sel darah putih (leukosit)
4. Keping darah (trombosit)

Cairan darah
Atau Plasma darah, merupakan cairan jernih biasanya berwarna kekuningan. Plasma darah terdiri dari 90% air dan didalamnya larut bermacam-macam zat, seperti; zat makanan (karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral), hormon, zat sisa (urea dan karbon-dioksida), anti body protrombin (sejenis glikoprotein) dan fibrinogen (protein terlarut). Anti-body protrombin dan fibrinogen yang terdapat di dalam plasma darah, nantinya akan digunakan dalam pembekuan darah.

Sel darah merah
Sering disebut eritosit dalam dunia kedokteran. Bentuk pipih atau bikonkap, Permukaan kedua sisinya cekung dan tidak berinti. Sel darah merah sebagian dibentuk di dalam sumsum merah tulang yang terdapat pada tulang pipih. Warna merah pada sel darah merah disebabkan karena didalamnya terdapat Haemoglobin (Hb) yang fungsinya untuk mengikat oksigen.

Sel darah merah di dalam tubuh, hidup selama 120 hari, setelah tuan sel darah merah akan dirombak di dalam limpa. Haemoglobin yang terdapat didalamnya akan di bawa ke hati untuk dijadikan zat warna empedu (bilirubin). Sedangkan, zat besinya akan dipergunakan lagi untuk membentuk sel darah merah baru.

Sel darah putih
Istilah lainnya leukosit, dengan ukuran lebih besar dari sel darah merah. Sel darah putih tidak memiliki warna, bentuknya berubah-ubah (tidak tetap, seperti amoeba), dapat bergerak dan mempunyai inti.

Fungsi dari seal darah putih untuk menghancurkan atau membunuh kuman penyakit atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Untuk dapat melaksanakan fungsinya, leukosit dapat keluar dari pembuluh kapiler melalui celah-celah diantara sel-sel membran pembuluh kapiler. Peristiwa keluarnya ini sering disebut dengan istilah diapedisis

Sel darah putih yang rusak atau mati setelah melawan kuman penyakit dan akan membentuk cairan putih, sehingga di saat luka kita bisa melihat bentuknya berupa nanah.

Keping darah
Trombosit terbentuk tidak teratur (seperti pecahan sel). Trombosit ini berfungsi dalam proses pembekuan darah. Secara singkatnya, proses pembekuan darah dapat diilustrasikan sebagai berikut;
proses pembekuan darah
Ketika kita luka, darah akan keluar menyentuh permukaan luka, sehingga trombosit pecah mengeluarkan trombokinase. Trombokinase bersamaan dengan ion kalsium akan mengubah protrombin menjadi trombin. Trombin nantinya akan mempengaruhi fibrinogen menjadi benang-benang fibrin. Dengan terbentuknya benang-benang fibrin mengakibatkan sel darah merah yang terperangkap oleh serabut-srabut fibrin, akan mengering dan membentuk pembekuan darah (lihat skemanya di atas).,
eritosit, leukosit dan trombosit
Golongan Darah
Pembahasan selanjutnya setelah bagian-bagian darah, yaitu; golongan darah pada manusia. Pelajaran hari ini berdasarkan Zat aglitunogen (sejenis protein) yang terdapat sel darah merah.

Penggolongan darah dilakukan untuk tujuan yang mulia, ketika seseorang kekurangan darah, maka acuan yang digunakan pastinya golongan darah (yang akan saya jelaskan hari ini).
Di dalam melaksanakan pindah ruang (transpusi) dari seseorang ke orang lain. Orang yang memberikan darahanya disebut donor dan yang menerima disebut resipien. Transpusi golongan darah sebaiknya dilakukan bagi orang yang memiliki golongan darah yang sama, terkecuali jika sangat terpaksa dapat dilakukan transpusi ke golongan lain (asalkan sesuai dengan resipien).
Skemanya dapat di lihat seperti berikut;
Pelajran menarik online, silakan berkunjunglagi  dan share
Penjelasan masing masing golongan darah, bisa anak-anak lihat sebagai berikut;
  • Golongan darah A, orang yang memiliki aglutinogen A pada sel darah merahnya.
  • Golongan darah B, orang yang memiliki aglutinogen B pada sel darah merahnya.
  • Golongan darah AB, orang yang memiliki aglutinogen A dan B pada sel darah merahnya.
  • Golongan darah O, orang yang TIDAK memiliki aglutinogen A dan B pada sel darah merahnya
Fungsi Darah 
Darah memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Singkat saja, fungsi darah bisa saya jelaskan sebagai berikut;1. Mengangkut oksigen (o2)  dari paru-paru ke seluruh tubuh (dilakukan oleh Hb yang terdapat pada sel darah merah),
2. Mengedarkan zat makanan ke seluruh tubuh,
3. Mengedarkan hormon dari kelenjar penghasil hormon ke seluruh tubuh,
4. Menjaga kestabilan suhu tubuh,
5. Mengangkut karbon dioksida (CO2) dari tubuh ke alat pengeluaran (dilakukan oleh Hb),
6. Menghancurkan kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh (oleh sel darah putih). 
Peredaran darah dan alat peredaran darah 

Kita akan bahas alat Peredaran darah terlebih dahulu untuk memahami jalannya peredaran darah ke mana saja.
Alat-alat peredaran darah

  • Jantung

Jantung manusia berada di rongga dada sebelah kiri, dengan berat sesuai umur. Pada orang dewasa beratnya kira-kira 300 gram. Jantung secara umum memiliki fungsi dalam mendorong darah agar dapat beredar ke seluruh tubuh, hal ini dimungkinkan karena jantung memiliki otot-otot yang tebal.

Di dalam jantung terdapat empat ruangan, yang disebut; 

> Serambi kanan, 
> Serambi kiri, 
> Bilik kanan dan,
> Bilik kiri.
Serambi jantung terdapat di bagian atas dan bilik terdapat di bagian bawahnya, lihat gambarnya;
bilik kanan, kiri dan serambi jantung
Otot dinding bilik lebih tebal daripada otot serambi, kenapa?
Stay di melajah.com, pasti tahu jawabannya.
Hal ini tentu mudah menjawabnya, karena bilik memiliki daya kerja yang lebih berat, dimana Bilik memompa darah menuju ke seluruh tubuh, sedangkan Serambi hanya memompa darah menuju ke bilik saja.

Proses darah masuk ke jantung, akan saya jelaskan sebagai berikut;


  1. Bila otot-otot jantung mengendur (relaksasi), maka darah yang berasal dari seluruh tubuh akan masuk kejantung.
  2. Selanjutnya otot serambi jantung berkontraksi, darah akan terdorong ke bilik.
  3. Otot bilik berkontraksi maka, darah akan keluar dari jantung dan mengalir ke seluruh tubuh

Proses ini berlangsung cepat dan berulang. Dalam satu kali kontraksi dan relaksasi maka hitungannya adalah satu denyutan jantung (ceks nadimu sekarang)

Orang yang istirahat, normalnya memiliki (kira-kira) 75 kali setiap menit, apabila orang yang melakukan aktiftas lebih bisa mencapai 140 kali per-menit. Denyut jantung ini nantinya menimbulkan denyut nadi dan bisa anda rasakan di beberapa bagian tubuh tertentu, misalnya; pergelangan, leher belakang telinga dan dipelipis.


Pembuluh Darah

Darah yang menuju ke jantung mengalir melalui pembuluh balik atau pembuluh vena. Sedangkan, darah yang keluar dari jantung mengalir melalui pembuluh arteri atau nadi.
(Jadi ketika orang terluka dan mengenai pembuluh arteri, peluang bahayanya sangat besar jika dibandingkan yang luka pembuluh Venanya). Percabangan terhalus antara pembuluh nadi dan pembuluh balik dihubungkan oleh pembuluh rambut atau pembuluh kapiler.

Pembuluh Nadi / arteri

Pembuluh nadi memiliki dinding pembuluh yang tebal dan bersifat elastis. Pebuluh nadi ini ikut berdenyut sesuai dengan denyut irama denyut jantung.  Pembuluh nadi atau arteri terletak agak ke dalam jika dibandingkan dengan pembuluh kapiler (namun, ada beberapa letakanya yang agak keluar) seperti leher, penggelangan dan pelipis. 
pembuluh arteri dan pembuluh vena pada manusia
Untuk kecepatan, darah yang mengalir pada pembuluh Arteri lebih cepat, Hal ini disebabkan oleh tekanan denyut jantung. Pembuluh nadi yang terbesar disebut dengan aorta (yaitu pembuluh nadi yang keluar dari bilik kiri jantung). Pembuluh nadi hanya memiliki satu katup yang terdpat pada pangkal pembuluh nadi yang berbatasan dengan jantung. Akhirnya, pembuluh nadi ini akan bercabang-cabang membentuk pembuluh yang sangat halus dan biasanya disebut dengan Pembuluh kapiler.

Pembuluh Kapiler / rambut

Pembuluh halus merupakan pembuluh yang sangat halus, dan hanya terdiri dari satu lapis sel (sel endotel). Pembuluh rambut membentuk jalinan pembuluh di seluruh tubuh dan menghubungkan percabangan terhalus dari pembuluh nadi dan pembuluh balik.
pembuluh rambut/ kapiler

Pembuluh Balik / vena
Pembuluh balik atau sering disebut pembuluh vena, akan menerima darah dari pembuluh kapiler. Warna pembuluh ini agak kebiruan dan sering nampak dari luar permukaan tubuh (biasanya pada manusia yang berwana kulit kuning langsat). Dinding pembuluh balik lebih tipis dari pembuluh nadi.

Tekanan darah pada pembuluh balik, jauh lebih rendah dibandingkan dengan pembuluh arteri.
pembuluh darah untuk belajar yang bijak


Pembuluh balik yang besar pada manusia ada dua, yaitu;

  1. Pembuluh balik atas (Vena cava superior) yang membawa darah dari kepala dan anggota gerak atas, menuju serambi kanan jantung.
  2. Pembuluh balik bawah (Vena cava inferior) yang membawa darah badan dan anggota gerak bawah menuju ke serambi kanan jantung.
Jantung tidak memndapatkan makanan dari darah yang berada pada jantung, karena dinding ruang jantung tebal dan sulit di tembus oleh zat makanan dan oksigen. 

Makanan dan oksigen untuk jantung di bawa oleh pembuluh nadi koronaria (arteria koronaria)  yang merupakan cabang aorta.

Berikut saya bagi perbedaan ketiga pembuluh Arteri, Vena dan Kapiler berdasarkan sifatnya.
pembuluh darah nadi, pembuluh rambut dan balik

Peredaran Darah

Untuk menelusuri proses jalannya darah pada tubuh manusia, kita bisa mulai dari jantung maupun dari darah yang berasal dari tubuh. Misalnya kita akan mengawali pembahasan ini dari darah yang berasal dari tubuh.

Lihatlah ilustrasi gambar berikut, agar ada gambaran mengenai peredaran darah
peredaran darah manusia
Darah yang berasal dari tubuh bagian bawah, di bawa oleh pembuluh balik bawah (Vena cava inferior) menuju ke serambi kanan jantung (darah ini miskin oksigen, karenanya oksigen tela dimanfatkan oleh tubuh). Bagitu pula darah pada tubuh bagian atas di bawah ke serambi kanan jantung oleh pembuluh balik atas (Vena cava superior) dan darah ini pun miskin oksigen.  
Dari serambi kanan darah menuju ke bilik kanan (disini darah miskin oksigen atau kaya karbon dioksida), dari bilik kanan, darah dipompa menuju paru-paru kanan dan paru-paru kiri, nah disinilah darah akan melepaskan karbondioksida dan menarik oksigen sehingga, darah kembali dengan kaya oksigen.
Setelah darah kaya oksigen, selanjutnya darah tersebut akan menuju ke serambi kiri, untuk selanjutnya menuju ke bilik kiri. Dari bilik kiri inilah, darah akan diedarkan kembali keseluruh tubuh untuk selanjutnya di bawa kembali ke serambi kanan oleh pembuluh balik atas maupun pembuluh balik bawah.


Peristiwa peredaran ini, terlihat bahwa peredaran manusia terus berada di dalam pembuluh darah sehingga disebut dengan pembuluh darah tertutup. Selain peredaran darah tertutup, kita bisa menyebut peredaran darah manusia disebut peredaran darah Ganda. Hal ini dikarenakan, karena setiap satu kali beredar penuh, darah masuk ke jantung dua kali. 

Sistem peredran darah ganda meliputi peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. 

Peredaran darah kecil (pendek) yaitu peredaran darah dari jantung menuju paru-paru kembali ke jantung. Sedangkan peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh kembali ke jantung.

Pembuluh limpa (limfe) atau Getah bening

Pembuluh yang memiliki struktur cairan bening kekuning-kuningan dan mengandung sel-sel darah putih, keping darah dan fibrinogen.
ilustrasi gambaran pembuluh
Limpa berasal dari cairan jaringan-jaringan tubuh yang keluar dari celah dinding pembuluh kapiler darah, selanjutnya masuk ke dalam pembuluh limpa.
Pembuluh limpa ini bercabang-cabang, dimana ujung cabangnya terbuka dan tidak saling berhubungan satu dengan yang lainnya, sehingga peredaran limfe disebut dengan peredaran terbuka.
Pembuluh limfe dibedakan menjadi dau bagian, yaitu pembuluh limfe kanan (merupakan kumpulan pembuluh-pembuluh limfe yang berasal dari cairan limfe kepala, leher, dada, paru-paru, jantung dan lengan sebelah kanan) dan pembuluh limfe kiri (kumpulan pembuluh limfe bagian tubuh bawah dari bagian tubuh sebelah kiri). 


Berikut perbedaan Sitem sirkulasi limfe dan sistem sirkulasi darah yang saya bisa ambil, sebagai referensi belajar hari ini, intinya di pahami dan sering-sering membaca.
tips belajar sukses
 Pada tempat tertentu pembuluh darah limfe membentuk simpul yang disebut kelenjar limfe. Mislanya pada leher, ketiak dan pangkal paha. Kelenjar limfe merupakan tempat pembuatan sel darah putih, bila tubuh terluka atau infeksi kuman, maka kelenjar limfe terdekat akan membengkak, Hal ini merupakan reaksi dari kelenjar limfe terhadap masuknya benda asing ke dalam tubuh.

 Demikian pembahasan Sistem Transportasi Pada Manusia, Jika ada yang belum di pahami, silakan berkomentar dengan bijak dan untuk pembaca yang budiman, silakan share demi kecerdasan bersama.

Sistem transportasi pada hewan akan saya bahas dalam postingan yang berbeda, simak dan nantikan selalu hanya di blog melajah.com

Share untuk berbagi kebahagian dalam dunia pendidikan. Salam cerdas

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel