PESAWAT SEDERHANA ADALAH

Apa yang kita bahas hari ini?
yak benar sekali,  Di judul artikel ini sudah jelas (dibaca) yang perlu dipahami hari ini adalah pengertian dari istilah Pesawat Sederhana. Pada dasarnya kita bisa membaca beberapa sumber untuk mengetahui pengertian, jenis serta contohnya.

Namun, di dalam blog  Melajah.com akan menyajikan materi pelajaran dalam bentuk Konsep, sehingga cara kerja otak Kanan akan lebih maksimal.

Konsep yang dimaksud, bisa terlihat seperti bagan peta konsep berikut
Melajah.com menjadi pilihan belajar untuk cerdas dengan media online gratis.
Baiklah, kita bahas satu satu ya?

PESAWAT SEDERHANA
Adalah alat bantu yang pada dasarnya memudahkan pekerjaan manusia. Selain pengertian ini, ada banyak teori yang dasarnya sama dalam mengartikan materi Pesawat sederhana. Contohnya saja;
Pengertian Pesawat sederhana dari Wikipedia;
Alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya.

Ada lagi, pengertian pesawat sederhana oleh guruipa.com, merupakan peralatan yang dibuat sangat praktis dan mudah digunakan.
Sudah paham?

Dalam mempelajari materi pesawat sederhana, kita juga bisa menemukan materi Pesawat rumit, yang bisa diartikan sebagai gabungan beberapa pesawat sederhana. Contohnya; komputer, mobil, sepeda.

Next ke Sub selanjutnya,
Jenis-Jenis Pesawat Sederhana
Untuk pemahamannya, sekalian saja admin akan mencantumkan contoh dan beberapa rumus yang bisa anda gunakan dalam latihan menjawab soal



TUAS
Merupakan alat yang tanpa sengaja sudah digunakan oleh masyarakat dari dulu. Sering juga disebut dengan pengungkit. Contohnya seperti tongkat (baik dari kayu, besi logam dan lainnya). Ketika kita memberikan sebuah gaya, maka akan ada perhitungannya, 
tuas dari pesawat sederhana by Blog Melajah.com
Gaya yang diberikan pengungkit ini disebut titik kuasa. Anak-anak bisa mencoba memahami gambar di atas agar pemahaman materi ini lebih real.

Untuk hitungan Tuas, ada bagian Titik Kuasa (A), titik tumpu (T), titik beban (B), F untuk menyatakan gaya kuasa dengan satuan N, w untuk menyatakan gaya beban dengan satuan N, lk untuk menyatakan lengan kuasa dengan satuan m dan lb untuk lengan beban dengan satuan m.
Titik beban, adalah titik tempat dimana beban berada.
Gaya kuasa adalah gaya yang diberikan ketika mengangkat benda.
Gaya beban adalah beban yang akan diangkat. Satuannya Newton.
Lengan kuasa adalah jarak antara titik tumpu dengan kuasa.
Lengan beban adalah jarak titik tumpu dengan beban.
Untuk jenis Tuas akan dibagi menjadi tiga bagian (berdsarkan titik tumpuannya);
> Tuas jenis pertama
contohnya seperti;
memindahkan batu dengan linggis, mengungkit paku dengan palu,
 "Cirinya titik tumpu berada diantara beban dan kuasa atau titik tumpu berada diantara kuasa dan beban".
 
> Tuas jenis kedua
 "cirinya ketika beban berada di tengah (beban berada di antara kuasa dan tumpu)"
contohnya; gerobak, alat pembuka botol, alat pengambil gorengan, pemecah kemiri.

> Tuas jenis ketiga
Cirinya;
"yang berada ditengah adalah kuasa"
contohnya; gymer mengangkat barbel, orang sedang memancing, menyapu, mencangkul dan menyekop material.

BIDANG MIRING
Sebagai contoh, Bidang miring dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti; Baji, paku, kapak, skrup, pisau dapur runcing, bor dan tangga

Untuk rumusnya;
KM = s/h = W/F

F = W.h/ s

Keterangan :
KM = keuntungan mekanis
s = panjang papan, meter
h = ketinggian benda, meter
W = berat benda, newton
F = gaya yang dikerjakan, newton

Contoh soal bidang miring :
Soal 1. Sebuah papan kayu digunakan untuk menurunkan sebuah drum dari truk. Tinggi truk adalah 1,5 meter dan panjang papan adalah 3 meter. Jika papan disandarkan pada truk, berapakah keuntungan mekanis bidang miring tersebut?
Jawabannya :
s = 3 meter dan h = 1,5 meter.
Ditanya KM….?
KM = s/h
KM = 3 m / 1,5 m
KM = 2

KATROL 
Dalam dunia fisika, Katrol sering kita bahas. Katrol memiliki bentuk seperti roda yang dikelilingi tali atau rantai. Jika kita bahas berdasarkan kedudukannya, Katrol dapat dibagi menjadi tiga bagian;
1. Katrol tetap
sistem kerja katrol ini hampir sama dengan tuas jenis pertama. yaitu titik tumpunya berada di tengah.
Katrol tetap, memiliki ciri "lengan beban sama dengan lengan kuasa"
KM = lk/ lb =1
jadi, keuntungan mekanik tidak ada (hanya mendapatkan keuntungan arah).

2. Katrol bergerak
 pergerakan katrol terlihat bebas, prinsipnya sama dengan Pengungkit jenis kedua, dimana titik beban di tengah.
Keuntungannya; bahwa mekanik katrol bergerak sama dengan dua. Pada katrol bergerak lengan kuasa dua kali lengan beban (lb). 
Rumusnya;
KM = lk/ lb
jadi, lk = 2lb
2lb = lb = 2

3. Katrol ganda 
 Untuk mengangkat beban yang besar dengan tenaga yang minim, Katrol ganda menjadi alternatifnya, dimana gabungan katrol tetap ditambah dengan katrol bergerak akan menjadi solusinya.
Keuntungan mekaniknya;
 Dapat ditentukan dengan menghitung banyaknya tali yang menyangkut pada katrol bergerak.
Koment jika ada pemahaman yang belum dimengerti.


    RODA BERPOROS
    Pernah melihat penghapus (tipe-x) mekanik yang transparan?
    Atau jam tangan atau dinding yang dibuka mesinnya, akan terlihat Roda berporos yang dimaksud.
    didalamnya terdapat roda berporos yang terdiri dari roda berbeda ukuran dan berputar bersamaan ketika digerakan.
    melajah.com menjadi penutup untuk materi Pesawat sederhana
     Roda atau terlihat seperti gir yang bergerigi, nantinya akan menghasilkan gaya yang lebih besar dan kuasa yang diperlukan lebih kecil. Sehingga, roda yang bergerigi ini akan berputar lebih cepat. Kejadian ini dapat terliaht pada contoh Jam yang disebutkan tadi atau pada sepeda gayung saat pergi ke sekolah.

    Fungsi dari Roda berporos untuk memungkinkan manusia bergerak lebih cepat, contoh lainnya pada kursi roda, motor, sepatu roda.

    Rumusnya;

    Km  = Jari-jari roda / jari-jari poros


    Km = r (roda) / r (poros)

    Kecepatan  yang  dihasilkan  oleh  sepeda  diperoleh  dari perbandingan antara jari-jari roda dan jari-jari poros (gir). Misalnya, pada sepeda balap. Jika gir belakang disetel pada jari-jari terkecil maka sepeda akan melaju dengan kencang. Jika gir roda belakang disetel  pada  jari-jari  yang  besar  maka  laju  sepeda  balap  akan melambat.

    Demikian hasil rangkuman yang bisa anda rangkai menjadi konsep belajar. Agar nantinya cara belajar efektif dengan teknik konsep bisa diterapkan dalam menjawab soal atau pemahaman yang lebih kreatif mengenai materi ajar (bisa mengikuti teknik melajah.com)
    Semoga membantu

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel