POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA

Selamat datang kembali sahabat Melajah.com ?
Hari ini Mr. melajah akan mengulas Materi tentang "Politik Luar Negeri Indonesia" yang diringkas dalam sebuah konsep belajar.

Kita mulai dahulu dari Konsepnya, selanjutnya baru dijelaskan toerinya secara ringkas. Dengan metode tersebut, artinya cara belajah sahabat melajah akan lebih tertantang dalam memahami sebuah materi pelajaran. 

Konsep Materi Politik Luar Negeri Indonesia (Baca dan pahami)
sebuah konsep yang mudah untk dipahami dalam materi Politik luar negeri Indonesia


Ringkasan Materinya;
> Hubungan Indonesia dengan negara-negara lain disebut hubungan luar negeri, yang dapat dikelompokan menjadi;
  • Hubungan Bilateral (Hubungan antar dua negara), seperti hubungan bidang ekonomi Indonesia dengan Singapura
  • Hubungan multilateral (hubungan luar negeri yang melibatkan lebih dari dua negara) misalnya Indonesia mengadakan kerjasama dalam bidang Pendidikan dengan Inggris dan Jepang.,
Jenis hubungan ini akan banyak kita temukan dalam pelajaran Pkn, seperti;
> Diplomatik
> Kebudayaan
> Ekonomi
> Perdagangan

Kebijakan politik luar negeri Indonesia memiliki dua landasan, yaitu;
> Landasan ideal adalah pancasila
> Landasan konstitusional adalah UUD 1945

Prinsip politik luar negeri adalah bebas aktif yang artinya bebas tidak memihak dan terikat suatu ideologi atau politik manapun. Selain itu Indonesia juga aktif atau giat mengadakan hubungan persahabatan dan kerjasama dengan negara lain.

Depertemen luar negeri (Menlu) memiliki tugas yaitu menjalin hubungan dengan dunia internasional dalam prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan.

Perwakilan negara dapat dibedakan menjadi dua yaitu;
 > Perwakilan diplomatik
 > Perwakilan konsulat

Pejabat tertinggi dalam perwakilan diplomat disebut duta besar. Duta besar ini diangkat oleh presiden, dengan tugas memimpin kedutaan di sebuah negara.
melajah.com memberikan pemahaman yang detail mengenai duta besar negara

Pengangkatan pejabat diplomatik yang bertugas sebagai perwakilan diplomatik yang bertugas di luar negeri, diatur dalam hukum internasional;
 > Calon diplomat mendapat persetujuan dari negara penerima
 > Mendapatkan kepercayaan dari kementrian luar negeri
 > Pejabat diplomat atau duta besar, dipilih oleh kepala negara
 > Duta besar menyerahkan surat kerpercayaan kepada negara penerima.

Tugas dan fungsi duta besar ini;
> Mewakili negara dalam arti yang seluas-luasnya untuk meningkatkan hubungan bilateral
> Menjadi penghubung negara yang ditempati
> Memelihara kepentingan negara dengan memperhatikan kepentingan negara yang ditempati
> Melindungi warga yang berada di negara bertugas
> Mengirim laporan berkala kepada pemerintah tentang hubungan antar dua negara.

Perwakilan konsulat dapat diartikan sebagai wakil yang melakukan urusan dan kepentingan negara sesuai dengan negara penerima.

Tugas Konsulat; meningkatkan kerjasama dengan negara penerima dalam berbagai penerima seperti pendidikan, ekonomi, budaya atau perdagangan.

Diplomat negara yang berjuang untuk Indonesia seperti Moh Hatta, Agus Slaim, Mr. Syarifuddin Prawiranegara. Diplomat ini berjuang dari satu negara ke negara lain serta melalui PBB dan menghasilakn banyak perjanjian seperti Linggarjati, Konferensi Meja Bundar.

Indonesia memiliki peran terselenggaranya KAA (Konferensi Asia Afrika) dalam bidang promosi, dari mulai gagasan, menggalang kerjasama serta dukungan dari negara asia selatan dalam sponsor KAA. Akhrinya pertemuan ini disebut dengan istilah Dasasila Bandung. Hasil pertemuan ini yaitu ''Pernyataan mengenai dukungan bagi perdamaian, kedamaian dan kerjasama dunia''.

Demikian hasil rangkuman oleh sahabat melajah. Semoga bermanfaat dalam menuntaskan materi Politik Luar negeri. 
Komentar jika belum paham

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel