SEL ADALAH, Materi IPA Kelas 7 SMP

Gimana kabar sahabat Melajah.com?
Hari ini tampilan sebuah artikel pendukung dalam tujuannya untuk menunjang pemahaman anak-anak dalam teori dasar tentang Sel, Tujuan spesifiknya tidak lain adalah mensupports pelajaran di sekolah dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Mr. Melajah merupakan pengajar private yang hampir setiap hari mengajarkan materi Alls Sub seperti IPA, IPS, PKn, Bahasa Indonesia maupun Matematika dan semua palajaran ini dituangkan ke dalam blog terpercaya Melajah.com. Untuk mendukung setiap postingan yang hadir di halaman utama, Peserta didik diharapkan membaca referensi pembanding lainnya, contohnya Buku, Internet sumber yang berhubungan dengan Sel dan media sosial untuk sharing materi Pengertian Sel.

Baiklah kita langsung ke materi Sel yang dituangkan ke dalam Konsep Belajar kreatif dan mudah untuk dipahami. Pahami dahulu konsep belajar berikut selanjutnya baca teorinya berdasarkan fakta yang ada.
Selamat belajar!
kualitas Konsep dalam pemahaman materi lebih spesifik dan statis dalam ujian skil di masyarakat.
Perjelas konsep bagan di atas dengan menekan peta konsepnya. Jika Mr. membahas materi Sel, teringat dengan pengalaman mengajar di kelas ketika Kurikulum Cambrigde dimana pengertian Sel atau Cell (english) bukan Baterai,yang merupakan bagian terkecil dari mahluk hidup atau The Smallest unit of life. Nah sekarang materinya lebih spesifik ya?
Jika berbicara Berdasarkan konsep tersebut, kita akan bahas sub materi sel dari Pengertian, Struktur, jenis sel dan Transpor molekul melalui membran.

PENGERTIAN SEL

Sel berasal dari bahasa latin (Cellule, cella) yang artinya ruang kosong atau kotak-kotak kosong. Pemahan sel dikemukan pertama kali oleh seorang ilmuwan Robert Hooke (lahir tahun1635 sampai sisa hidupnya tahun 1703) penelitian yang dilakukan pada sayatan gabus dengan media mikroskop elektron. Nantinya dapat disimpulkan di dalam penelitiannya bahwa sel tersebut terdiri dari satu kesatuan yang disebut dengan Protoplasma.

Protoplasma ini dikemukakan oleh ilmuwan terkenal Johannes Purkinje dimana Protoplasma ini dapat dibagi menjadi dua yaitu sitoplasma dan nukleoplasma. (baca juga teorinya Schwaan dan Schleiderr)

Banyak sumber yang menjelaskan pengertian sel secara kompleks dan peserta didik bisa memahami pengertian ini berdasarkan cara masing-masing menerapkan kreaifitasnya;
  • Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup dalam tingkatan organisasi kehidupan.
  • Dalam bahasa Inggris; The Smallest Unit of Life.
  • Bagian terkecil dari kehidupan 
  • ada juga sumber pembeda dalam modifikasinya mengartikan sel yaitu; unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis
  • Berdasarkan teori yang sudah banyak di cari, pengertian sel dapat berupa; Sel merupakan satuan struktural terkecil organisme hidup, sel merupakan satuan fungsional terkecil organisme hidup dan Sel berasal dari sel organisme yang tersusun oleh sel.
itulah pengertian sel secara umum dan banyak dicari oleh peserta didik. Sekarang kita lanjutkan dengan konsep kedua,

STRUKTURAL SEL
Dari data yang Mr. ambil dalam sebuah sumber terpercaya (wikipedia), Struktur sel dapat di bagi menjadi tiga bagian utama;

 1. Membran sel atau membran plasma
    Membran sel ini terletak paling luar dan terdiri dari senyawa kimia (lipoprotein). Lipoprotein merupakan gabungan senyawa lipid (lemak) dengan senyawa protein). istilah membran sel sering disebut dengan membran plasma atau selaput plasma FUNGSINYA adalah sebagai pintu gerbang yang dilalui zat (baik menuju sel atau meninggalkan sel).
 2. Inti sel atau Nukleus
   Nukleus atau inti sel bertugas untuk mengontrol kegiatan sitoplasma dan memiliki fungsi dalam mengatur aktivitas kegiatan sel. Di dalam inti sel terdapat kromosom (yang isinya DNA) dalam mengatur sintesa protein.
Bagian-bagian inti sel;
  • Selaput inti (karioteka)
  • Nukleoplasma (kariolimfa)
  • kromatin / kromosom
  • Nukleous (anak inti)

 3. Sitoplasma dan Organel sel
    Bagian yang cair terdapat dalam sel (sitoplasma), jika cairan berada di dalam inti sel dinamakan nukleoplasma. Penyusun utama sitoplasma adalah 90% air. 
Sitoplasma ini memiliki fungsi yaitu sebagai Pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kimia sel.

Untuk materi organel sel, yaitu benda yang terdapat di dalam sitoplasma yang sifatnya hidup dan memiliki fungsi dalam menjalankan kehidupan.

Beberapa bagian sel yang perlu untuk dipahami materinya. Dapat dikatakan Macam-macam sel secara umum;
  1. Ribosom (ergastoplasma) merupakan organel sel terkecil di dalam sel. Fungsi dari ribosom adalah sebagai tempat sintesis protein.
  2. Retikulum endoplasma (RE) adalah struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Dikenal dua jenis retikulum endoplasma, yaitu: (1) Retikulum endoplasma granuler (retikulum endoplasma kasar). RE kasar tampak kasar karena ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik membrane; (2) Retikulum endoplasma agranuler (retikulum endoplasma halus). RE halus diberi nama demikian karena permukaan sitoplasma tidak mempunyai ribosom.
  3. Mitokondria (the power house) Fungsinya adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak energi ATP. Secara garis besar, tahap respirasi pada tumbuhan dan hewan melewati jalur yang sama, yang dikenal sebagai daur atau siklus Krebs yang berlangsung di dalam mitokondria.
  4. Lisosom Fungsinya adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.
  5. Badan golgi (aparatus golgi/diktiosom) berhubungan dengan fungsinya untuk menyortir dan mengirim produk sel. Badan golgi berperan penting dalam sel-sel yang secara aktif terlibat dalam sekresi. Muka cis berfungsi sebagai penerima vesikula transpor dari RE. Muka trans berfungsi mengirim vesikula transpor. Vesikula transpor adalah bentuk transfer dari protein yang disintesis RE.
  6. Sentrosom (sentriol) berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel baik mitosis maupun meiosis.
  7. Plastida berperan dalam fotosintesis. Plastida adalah bagian dari sel yang bisa ditemui pada alga dan tumbuhan (kingdom plantae). Dikenal tiga jenis plastida, yaitu: (1) Leukoplas: berwarna putih berfungsi sebagai penyimpanan makanan; (2) Kloroplas: plastida berwarna hijau, berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis; (3) Kromoplas: plastida yang mengandung pigmen.
  8. Vakuola (rongga sel) berisi: garam-garam organik, glikosida, tanin (zat penyamak), minyak eteris (misalnya jasmine pada melati, roseine pada mawar, zingiberine pada jahe), alkaloid (misalnya kafein, kinin, nikotin, likopersin, dll), enzim, dan butir-butir pati.
  9. Mikrotubulus fungsinya untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel. Selain itu, mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol, agela, dan silia.
  10. Mikro lamen terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikro lamen berperan dalam pergerakan sel.
  11. Peroksisom (badan mikro) senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidae dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).
Jika di lihat dari selaput dinding inti sel, Perbedaan struktur sel dapat di tinjau seperti berikut;
cara belajar efektif dengan konsep belajar
Pahami pelan-pelan materinya, diulang membacanya agar mengerti konsepnya. Jika diperhatikan kembali dalam materi sel, kita juga mendapatkan materi yang sering di bahas seperti; perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan berdasarkan komponen penyusunnya.
konsep belajar yang aktif kreatif akan dijelaskan dalam materi hari ini

Selanjutnya konsep terakhir,
TRANSFOR MOLEKUL MELALUI MEMBRAN
Perlu dijelaskan sedikitnya mengenai Transfor molekul, bahwa di dalam pengaturan keluar masuknya zat, perlu kita pahami beberapa istilah seperti;
  • Transpor aktif
mengalami perpidahan molekul (ion), dengan menggunakan energi dari sel. Terjaidnya perpindahan meskipun bersinggungan kosentrasinya, contohnya;
pompa Natrium (Na+) -Kalium (K+), endositosis dan eksositosis.
  • Transpor pasif
perpidahan molekul atau ion tanpa menggunakan sel. Kejadian ini spontan saja, dengan kosentrasi tinggi ke rendah. Contohnya;
difusi, osmosis dan difusi terfasilitasi.

Masih banyak yang perlu kita bahas dan pahami dalam perkembangan materi sel,.
Untuk materi pemahaman Pompa Natrium-Kalium, endositosis dan eksositosis, difusi, osmosis dan difusi terfasilitasi seperti yang tercantum di atas, Mr. Melajah akan mempostingnya dalam sesi yang berbeda.

Jadilah peserta didik yang cerdas dan kreatif dalam menampilkan teori-teori pembelajaran yang inovatif serta menyenangkan dalam konsepnya.
Semoga bermanfaat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel