ILMU TOKSIN, Racun Kalajengking seharga Rp. 145M

Belajar memahami, apa kandungan Racun Kalajengking?

Kita harus mengetahui terlebih dahulu, Bahwa Kalajengking merupakan hewan beruas (filum Arthropoda) dengan delapan kaki. Hewan ini sering disebut Scorpion dalam bahasa Inggris. Hewan ini termasuk oktopoda yang masuk ke dalam ordo Scorpiones dalam Kelas Arachnida.


Arachnida merupakan hewan Kelas hewan invertebrata atau tidak bertulang belakang dengan subfilum Chelicerata. Kalajengking masih memiliki kerabat dekat dengan laba-laba, tungau dan caplak.

dunia pendidikan sangat luas, jadi belajar terus untuk kecerdasan dasar
Sekilas tentang berita yang viral, pekan pertama di bulan mei 2018. Menyatakan bahwa Racun Kalajengking lebih mahal dari harga emas (sumber; Presiden Jokowi). 
Hitungannya; 1 gram racun seharga Rp. 700.000 lebih mahal dari secangkir kopi Luwak.
letak racunnya ada di ekor, pada dasarnya racun dari kalajengking jika disistesis memiliki protein yang tinggi.

Jenis Kalajengking sangat banyak, lebih dari 2000 spesies hidup dunia termasuk di Indonesia. Habitat hewan ini bisa di daerah lembab, di balik batu, semak dan pepohonan yang memiliki karakter lembab kering.

Hampir semua kalajengking memiliki racun (bisa) untuk pertahanan hidup dan juga mencari mangsa. Racun ini dapat melumpuhkan saraf (neurotoksin) yang bereaksi di sel saraf. Neurotoksin ini berisi protein, kalium dan natrium. Nanti kompisisi ini akan mentramisi sel saraf yang dimangsa.

Salah satu Kalajengking yang berbahaya yaitu Leiurus quinguestriatus,. yang cukup terkenal di dunai pecinta serangga. Posturnya sama seperti kalajengking pada umumnya, namun warna kuning menjadi ciri khasnya.

Untuk toksin yang paling mahal, biasanya kalajengking berwarna biru yang prioritasnya paling mahal.

Jika kita mencari, wajib berhati-hati. Untuk mengambilnya wajib dimulai dari ekornya agar terhindar dari sengatannya. Karena dampak yang sering terjadi adalah pembengkakan dan gejala deman. Hal ini, sesuai dengan daya tahan tubuh setiap individu.

Ilmuwan juga meneliti untuk mensitesis racun ini, biasanya digunakan dalam pengobatan kanker dan mengantisipasi sengatan kalajengking yang terbilang fatal.

Jadi;
Bukan racun yang diambil secara instan yang mahal harganya, namun melalui proses sintesis agar toksin yang terkandung di dalam racun melalui proses short untuk pengobatan intinya. Nah... sebagai orang awam, jangan gegabah mengambil keuntungan untuk mencari hewan ini di luar lingkungan. Sebaiknya kita mengetahui dulu ilmunya sebelum mencari kekayaan sekejap tentang racun Kalajengking yang mahal. Terimakasih

Sumber; Wikipedia

0 Response to "ILMU TOKSIN, Racun Kalajengking seharga Rp. 145M"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel