PERLINDUNGAN BAHASA BALI SEBAGAI BAHASA IBU

cara melindungi bahasa Bali dari kepunahan
Komunikasi dengan bahasa daerah wajib dilakukan sejak dini

 PERLINDUNGAN BAHASA BALI SEBAGAI BAHASA IBU

Berbahasa Bali setiap hari seharusnya tidak menjadi kendala, apabila digunakan setiap hari baik dalam pergaulan, di keluarga maupun di sekolah. Hal yang nyata terjadi di jaman modern seperti ini, anak kecil lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga bahasa Bali mulai terlupakan. 

Alasan sederhananya, bahasa Bali itu kuno dan kampungan padahal melestarikan bahasa daerah adalah bentuk kearifan lokal agar Pulau Bali tetap ajeg. Lihat saja generasi muda kita, terlihat sulit sekali dan merasa minder menggunakan bahasa Bali karena terdengar kuno, lama-kelamaan akan menghilang dari peradaban. Padahal ciri sebuah daerah salah satunya terlihat dari bahasanya.

Beberapa tahun terakhir mata pelajaran bahasa daerah sudah tidak ada di raport, Hal ini juga berdampak besar terhadap keberadaan Bahasa Bali sebagai bahasa Ibu. Seandainya Pemerintah mampu menyeimbangkan keberagaman trilingual bahasa (Bahasa Bali, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Bali akan semakin meningkat.

Menurut pakar bahasa dan sastra Bali (Nala Antara), menyatakan: Bali merupakan daerah pariwisata, dan sebagai bagian dari negara NKRI harus bisa berbahasa Indonesia dan seharusnya menguasai bahasa asing serta lestarikan juga bahasa daerah Bali.
perlindungan bahasa Bali sebagai bahasa Ibu
Foto: @St. Prajahitaraksaka

Hilangnya kebiasaan berbahasa Bali dan lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia serta bahasa Inggris dalam pergaulan, menjadi penyebab degradasinya bahasa lokal. Meskipun Bahasa Indonesia wajib, namun untuk menjaga keseimbangan budaya seharusnya jangan mengorbankan satu bahasa.

Bentuk Perlindungan Bahasa Bali jika tidak ingin menghilang dari muka Bumi ini semestinya di mulai dari lingkup yang lebih kecil seperti keluarga, sekolah sampai ke masyarakat.

Dukungan dari Pemerintah juga perlu dilakukan seperti aturan Pergub no. 80 tahun 2018, tentang perlindungan  dan penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali serta penyelenggaraan bulan bahasa Bali.

Dapat kita asumsikan bahwa Bali sedang berusaha menjaga kebudayaan lokal. Peran Pemerintah menjaga budaya Bali diharapkan bersifat nyata, seperti membiasakan berbusana adat Bali ataupun berbahasa Bali.
Peran keluarga di rumah dan guru di sekolah menjadi tonggak meningkatkan minat anak berbahasa Bali. Jika pelajaran bahasa Bali kembali digalakan di sekolah, proses pembelajaran semestinya dibuat semenarik mungkin.

Sebagai contoh, penyampaian materi bahasa Bali diterapkan dengan alat peraga, penyediaan media pembelajaran dan disinergikan dengan dunia internet.

Harapan melajah.com:
> Bahasa Bali sebagai bahasa Ibu dimunculkan kembali sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah,
> Dukungan pemerintah dalam melestarikan bahasa Ibu menjadi prisai terbentuknya taksu Pulau Bali, 
> Melestarikan Bahasa daerah Bali merupakan bentuk implementasi menjaga budaya bali,
> Pendidikan Bahasa Bali akan menguatkan dan memajukan kebudayaan daerah.
bahasa bali sebagai taksu Budaya Bali
Foto: @St. Prajahitaraksaka

Jangan sampai Bahasa Bali punah. 

Jadikan bahasa Bali sebagai bahasa Ibu, dimana target utama ke peserta didik yang dimulai dari sekolah, peran siswa merasa memiliki dan bisa melestarikan bahasa Ibunya.

Sebagai contoh pudarnya bahasa daerah, di pulau timur Indonesia ada sebuah bahasa daerah yang tidak diajarkan lagi dalam dunia pendidikan, pengaruhnya kepada penanaman nilai-nilai karakter dan kearifan lokal (kompasiana.com).

Jika tidak diantisipasi dari sekarang, sepuluh tahun mendatang Bahasa Bali akan tinggal kenangan. Mulailah dengan memperkenalkan Bahasa Bali sebagai identitas sebuah daerah.

Saya sebagai pendidik tentu sangat bangga memperkenalkan bahasa daerah Bali sebagai bahasa Ibu dan mengharapkan siswa sadar akan toleransi berbudaya serta memahami kebhinekaan di Indonesia.

Salam Damai

0 Response to "PERLINDUNGAN BAHASA BALI SEBAGAI BAHASA IBU"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel