🌼 Ngiring Melajah! Media Edukasi, Budaya Bali, dan Wisata Edukatif ✨ 🌼 Ngiring Melajah! Media Edukasi, Budaya Bali, dan Wisata Edukatif ✨ 🌼 Ngiring Melajah! Media Edukasi, Budaya Bali, dan Wisata Edukatif ✨

Pupuh Ginada dalam Geguritan Basur: Teks Bali dan Terjemahannya

Dharmagita terbagi menjadi empat utama, yaitu Sekar Rare (lagu anak-anak/dolanan), Sekar Alit (pupuh/geguritan), Sekar Madya (kidung), dan Sekar Agung (kekawin/wirama). Selain itu, terdapat pula Sloka dan Palawakya.


Pupuh Ginada – Geguritan Basur (Bait 1–3)

Teks Pupuh Ginada (Bahasa Bali)Terjemahan Bahasa Indonesia
1. Pukulun Hyang Kawi Swara
Miwah Sang Hyang Saraswati
Tabe titiang ngawe gita
Wong abian kewut mangutus
Minta gita tetangisan
Dewa Aji
Lasia titiang tan cantula


Hamba memuja Hyang Kawi Swara
Serta Sang Hyang Saraswati
Mohon izin hamba membuat nyanyian
Orang Abiansemal yang mengutus
Memohon nyanyian yang bernuansa sedih
Ya Tuhan
Semoga hamba tidak menemui rintangan


2. Kocapan I Nyoman Karang
Magenah di Banjar Sari
Wenten pianaknyane dadua
Nanging pada luh-luh
Ne kelihan adaninnya
Ni Sokasti
Ne cerikan Ni Rijasa


Diceritakan tentang I Nyoman Karang
Bertempat tinggal di Banjar Sari
Mempunyai dua orang anak
Namun semuanya perempuan
Anak yang lebih tua bernama
Ni Sokasti
Yang lebih muda bernama Ni Rijasa


3. Raga lanjar sada nyandat
Kenyung manis mangedanin
Tulis kadi Nilotama
Sing solah manudut kayun
Marerama lintang eman
Katah muji
Darma alus dana goya


Bertubuh ramping bagaikan pohon sandat
Senyumnya manis memikat
Wajahnya seperti bidadari
Setiap geraknya menarik hati
Kepada orang tua sangat berbakti
Banyak yang memuji
Berbudi halus, dermawan, dan jujur


Ketiga bait ini bisa disimak kembali dalam tayang video youtube channel MELAJAH_COM sebagai praktik cara nembang Pupuh Ginada.
Semoga membantu!

Belum ada Komentar untuk "Pupuh Ginada dalam Geguritan Basur: Teks Bali dan Terjemahannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel