ZMedia Purwodadi

TP (TUJUAN PEMBELAJARAN) KIMIA Kelas 11 SMA

Table of Contents

Kimia adalah ilmu yang mempelajari zat, susunan, struktur, sifat, dan perubahan yang dialami zat tersebut. Secara sederhana, kimia mencoba menjawab pertanyaan seperti: “Apa yang terjadi saat zat ini bereaksi dengan zat lain?” atau “Mengapa zat ini memiliki sifat tertentu?”.

Tujuan Mempelajari Kimia

Mempelajari kimia memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  • Memahami sifat dan perilaku zat di alam sekitar.
  • Menjelaskan proses perubahan materi yang terjadi di kehidupan sehari-hari, misalnya pembakaran, pengawetan makanan, atau fotosintesis.
  • Mengembangkan pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi, industri, energi, dan lingkungan.
  • Melatih kemampuan berpikir logis dan analitis melalui percobaan dan pengamatan.

Materi Utama dalam Kimia

Mapel kimia biasanya mencakup beberapa pokok bahasan:

Materi dan Perubahannya

  • Materi (zat) dibagi menjadi unsur, senyawa, dan campuran.
  • Perubahan materi: fisika (ubah bentuk, tidak ubah komposisi) dan kimia (terjadi reaksi, membentuk zat baru).

Struktur Atom dan Sistem Periodik

  • Atom: partikel terkecil penyusun materi.
  • Elektron, proton, dan neutron.
  • Tabel periodik unsur: digunakan untuk memprediksi sifat unsur dan reaksi kimia.

Ikatan Kimia

  • Ikatan ionik, kovalen, dan logam.
  • Menjelaskan bagaimana atom bergabung membentuk molekul atau senyawa.

Reaksi Kimia dan Stoikiometri

  • Persamaan reaksi kimia, hukum kekekalan massa.
  • Perhitungan jumlah zat yang terlibat dalam reaksi.

Larutan dan Keseimbangan

  • Konsentrasi larutan, pH, asam-basa, elektrolit.
  • Reaksi kesetimbangan kimia.

Termokimia dan Kinetika

  • Energi dalam reaksi kimia (endotermik dan eksotermik).
  • Laju reaksi dan faktor yang mempengaruhi.

Kimia Organik

  • Senyawa karbon: hidrokarbon, alkohol, asam karboksilat, dll.
  • Reaksi-reaksi khas senyawa organik.
      

TP (TUJUAN PEMBELAJARAN) KIMIA Kelas 11 SMA

Tujuan belajar ini diambil dari buku Kimia kelas 11, Penerbit Erlangga. Kurikulum Merdeka edisi terbaru. Terdapat 11 Bab yang terdiri enam (6) Bab untuk Semester Ganjil dan Lima (5) Bab untuk Semester Genap.

Berikut Bab 1 sampai 11 untuk Mata Pelajaran Kimia Kelas 11 SMA.
  • Bab 1. Perhitungan Kima
  • Bab 2. Struktur Atom, Sistem Periodik Unsur dan Ikatan Kimia
  • Bab 3. Hidrokarbon
  • Bab 4. Termokimia
  • Bab 5. Laju Reaksi
  • Bab 6. Kesetimbangan Kimia
  • Bab 7. Larutan Elektrolit dan Asam-Basa
  • Bab 8. Hidrolisis Garam
  • Bab 9. Larutan Penyangga
  • Bab 10. Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
  • Bab 11. Koloid
Setiap Bab berisi SubBab yang tertuang dalam buku paket dan Bagian Bab akan memiliki Tujuan Pembelajaran yang bervariasi jumlahnya. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat Tujuan Pembelajaran Kimia Kelas 11 Kurikulum Merdeka 2026.

Bab 1.
  1. Menganalisis hubungan antara persamaan reaksi setara dengan jumlah mol zat yang terlibat dalam persamaan reaksi.
  2. Menerapkan perhitungan kimia untuk memcahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menerapkan prinsip ekonomi atom dalam perhitungan kimia dalam proses industri.
Bab 2.
  1. Menganalisis dan mendeskripsikan bilangan kuantum dan hubungannya dengan konfigurasi elektron pada teori atom mekanika gelombang.
  2. Menelaah dan menemukan sifat-sifat atom dan hubungannya dengan konfigurasi elektron.
  3. Menemukan hubungan konfigurasi elektron dengan letak unsur dalam sistem periodik unsur.
  4. Menelaah keteraturan sifat-sifat unsur dalam sistem periodik unsur dan keterkaitannya dengan konfigurasi elektron.
  5. Menemukan hubungan antara pasangan elektron ikatan dan pasangan elektron bebas dengan bentuk molekul.
  6. Menelaah beberapa gaya antarmolekul dan hubungannya dengan sifat-sifat suatu zat.
Bab 3.
  1. Menganalisis dan mengamati senyawa karbon melalui eksperimen identifikasi senyawa karbon.
  2. Menganalisis perbedaan senyawa karbon organik dan anorganik.
  3. Menganalisis kekhasan atom karbon melalui literasi terhadap sifat-sifat dan cara berikatan atom karbon.
  4. Mendeskripsikan pengertian senyawa hidrokarbon melalui kegiatan diskusi dan literasi.
  5. Mendeskripsikan pengertian, tata nama, dan sifat senyawa alkana melalui kegiatan diskusi dan literasi.
  6. Mendeskripsikan pengertian, tata nama, dan sifat senyawa alkena melalui kegiatan eksperimen, diskusi, dan literasi.
  7. Mendeskripsikan pengertian, tata nama, dan sifat senyawa alkuna melalui kegiatan eksperimen, diskusi, dan literasi.
  8. Mendeskripsikan pengertian, proses terbentuknya, cara pengolahan minyak bumi dan fraksi minyak bumi serta kegunaannya melalui kegiatan, diskusi, dan literasi.
  9. Menganalisis dan menerapkan pengetahuan tentang dampak pembakaran minyak bumi.
Bab 4.
  1. Mengamati dan menganalisis proses terjadinya reaksi eksoterm dan endoterm serta hubungannya dengan sistem dan lingkungan pada reaksi kimia.
  2. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi serta menemukan hubungan antara perubahan entalpi dengan reaksi eksoterm dan endoterm.
  3. Melakukan pengukuran dan perhitungan perubahan entalpi secara langsung dan menggunakan hukum Hess.
  4. Menganalisis hubungan energi ikatan dengan perubahan entalpi pada reaksi kimia.
  5. Menganalisis berbagai sumber energi berdasarkan nilai entalpinya dan dapat mengambil sikap terhadap efisiensi pemanfaatan sumber energi
Bab 5.
  1. Menganalisis dan mengamati laju reaksi untuk mendeskripsikan konsep laju reaksi.
  2. Melakukan pengukuran dan perhitungan laju reaksi dan orde reaksi melalui eksperimen.
  3. Mengamati dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan proses industri.
  4. Menjelaskan variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol serta memanfaatkannya dalam percobaan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi.
  5. Menganalisis bahan literasi dari berbagai sumber untuk menemukan penerapan nanoteknologi dalam pemanfaatan katalis suatu proses industri yang efisien.
Bab 6.
  1. Menganalisis dan mengamati reaksi bolak-balik dan reaksi kesetimbangan untuk mendeskripsikan reaksi kesetimbangan dan syarat terbentuknya kesetimbangan kimia.
  2. Menganalisis konsentrasi zat-zat yang ada pada keadaan setimbang dari suatu sistem kesetimbangan kimia untuk menemukan konsep hukum kesetimbangan.
  3. Menganalisis dan menentukan nilai tetapan kesetimbangan dari suatu sistem kesetimbangan.
  4. Menganalisis dan mendeskripsikan makna nilai tetapan kesetimbangan.
  5. Melakukan eksperimen dan menganalisis pengaruh konsentrasi, tekanan, suhu, dan katalis terhadap sistem kesetimbangan.
  6. Mendeskripsikan azas Le Chatelier dan penerapannya dalam sistem kesetimbangan kimia.
  7. Menganalisis sistem kesetimbangan dalam industri untuk menentukan kondisi optimal yang diperlukan.
Bab 7. 
  1. Menganalisis dan mengamati larutan elektrolit melalui eksperimen daya hantar listrik larutan.
  2. Menganalisis perbedaan larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan pengamatan percobaan daya hantar listrik larutan.
  3. Menganalisis hubungan antara jenis ikatan dan daya hantar listrik dalam larutan.
  4. Mendeskripsikan larutan asam dan basa berdasarkan hasil pengamatan percobaan.
  5. Menganalisis hubungan antara daya hantar larutan dengan sifat asam dan basa suatu larutan.
  6. Menganalisis dan mendeskripsikan sistem kesetimbangan air sebagai elektrolit sangat lemah.
  7. Membedakan larutan asam kuat dan asam lemah, basa kuat dan basa lemah melalui percobaan dan literasi.
  8. Mendeskripsikan konsep pH sebagai ukuran kekuatan asam dan basa melalui diskusi dan literasi.
  9. Menghitung pH larutan asam kuat, asam lemah, basa kuat, dan basa lemah berdasarkan analisis konsep pH.
  10. Mendeskripsikan pengertian indikator sebagai alat penunjuk sifat asam, basa, atau netral dari suatu larutan.
  11. Merancang percobaan untuk menemukan bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa.
  12. Memperkirakan pH larutan dengan menggunakan beberapa indikator melalui percobaan.
Bab 8.
  1. Menganalisis dan mengamati sifat larutan garam melalui pengujian larutan garam dengan indikator kertas lakmus.
  2. Menganalisis dan mengelompokkan garam berdasarkan sifat asam, basa, atau netral.
  3. Menganalisis hubungan antara kekuatan sifat asam dan basa pembentuk garam dengan sifat larutan garam.
  4. Mendeskripsikan sifat larutan garam berdasarkan reaksi yang terjadi antara ion garam dengan air.
  5. Merumuskan persamaan untuk menentukan pH dan menghitung pH larutan garam dari analisis persamaan hidrolisis garam.
Bab 9.
  1. Menganalisis dan mengamati pH beberapa campuran larutan dengan indikator kertas universal untuk mendapatkan campuran yang nilai pH-nya relatif tetap jika ditambah sedikit asam, basa, atau diencerkan.
  2. Menganalisis komposisi larutan penyangga berdasarkan hasil pengamatan terhadap perubahan nilai pH pada penambahan sedikit asam atau basa.
  3. Mengidentifikasi dan mengelompokkan larutan penyangga asam atau basa berdasarkan nilai pH dan komposisinya.
  4. Menganalisis dan menghitung nilai pH larutan penyangga berdasarkan komposisi larutan penyangga.
  5. Membuat larutan penyangga asam atau basa dengan pH tertentu.
  6. Menganalisis dan menghitung nilai pH larutan penyangga sebelum dan setelah penambahan sedikit asam atau basa.
  7. Menganalisis komposisi larutan penyangga di dalam tubuh manusia melalui literasi dan diskusi kelompok.
  8. Membuat kurva titrasi dan menganalisis perubahan pH pada proses kurva titrasi.
  9. Mendeskripsikan pengertian titrasi, titik akhir titrasi, dan titik ekuivalen titrasi.
  10. Menganalisis dan memilih indikator yang tepat untuk melakukan titrasi asam-basa.
  11. Menentukan dan menghitung konsentrasi atau kadar zat melalui proses titrasi asam-basa
Bab 10.
  1. Menganalisis dan mengamati kelarutan zat untuk memahami konsep kelarutan dan hasil kali kelarutan.
  2. Menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi kelarutan.
  3. Menganalisis dan merumuskan hubungan kelarutan dan hasil kali kelarutan.
  4. Menganalisis dan menghitung kelarutan dan hasil kali kelarutan suatu garam sukar larut.
  5. Menganalisis dan mendeskripsikan makna nilai Ksp​ dari suatu zat.
  6. Menganalisis melalui perhitungan untuk menentukan apakah suatu reaksi menghasilkan endapan atau tidak berdasarkan nilai Ksp​.
  7. Menganalisis kondisi larutan (jenuh, lewat jenuh, tidak jenuh) berdasarkan konsentrasi ion-ion dalam larutan dan nilai Ksp​.
  8. Menganalisis, mendeskripsikan, dan menghitung pengaruh ion senama terhadap kelarutan suatu garam.
Bab 11.
  1. Menganalisis dengan mengamati sistem koloid, suspensi, dan larutan melalui eksperimen sistem dispersi.
  2. Menganalisis perbedaan suspensi, koloid, dan larutan melalui pengamatan percobaan sistem dispersi.
  3. Mendeskripsikan berbagai cara pembuatan sistem koloid berdasar pengamatan hasil percobaan.
  4. Mendeskripsikan sifat-sifat khas dari koloid dan manfaatnya dalam industri dan kehidupan sehari-hari

Demikian Tujuan Pembelajaran untuk Mata Pelajaran Kimia dari Semester 1 sampai 2 sesuai Kurikulum Merdeka (Deep Learning). Semoga Melajah.com semakin menginspirasi semua kalangan.

Posting Komentar